Berburu Sunrise Di Lereng Gunung Ungaran


Dear Blogger,

Apakah kamu sudah pernah naik gunung? Saya belum pernah xixixi. Saya baru menyadari sekarang, ternyata naik gunung itu mengasyikkan. Tahu mengasyikkan darimana? Tentu saja dari teman-teman saya yang pernah naik gunung. Dari cerita mereka, suka dukanya juga dari foto-foto yang mereka unggah ke media sosial. Capek selama menempuh perjalanan akan terbayar bila sudah sampai puncak. Kadang sebelum sampai puncak pun, kata capek tidak ada, karena mereka menikmati setiap perjalanan.

Terus saya jadi pingin naik gunung begitu? Yaaa antara ingin dan tidak. "Ingin" karena ingin menikmati setiap langkah mendaki gunung. Sedangkan "tidak" karena membutuhkan kesiapan fisik yang benar-benar kuat dan mental tentu saja untuk bisa naik gunung. Saya sendiri kadang takut akan ketinggian.

Untuk itu saya memilih yang ringan-ringan saja, seperti naik ke Gedong Songo, itu juga sudah menyerupai naik gunung kan? Karena untuk mencapai Candi yang tertinggi kita harus mendaki bukit. Alhamdulillah, saya sudah dua kali sampai Candi tertinggi di Kompleks Candi Gedongsongo. Tanpa naik kuda lhoh...dan jalan saja. *hmmm sombong nih. Mungkin bagi kalian yang biasa naik gunung itu hal biasa, tetapi bagi saya itu hal yang luar biasa. 


Saya disini tidak akan cerita bagaimana saya bisa naik Gedongsongo. Tetapi ada satu tempat di daerah Bandungan juga yang menurut saya recommended sekali untuk kamu kunjungi. Menurut saya tempatnya bagus. Karena bagus dan tidaknya adalah relatif, tergantung bagaimana cara kita memandang saja. Menurut saya bagus belum tentu orang lain akan menilai hal yang sama. Betul kan?

So bila kamu sedang ada disekitar Bandungan sempatkan ketempat ini. Atau bila berada di Kota Semarang kamu bisa bangun pagi-pagi sekali dan meluncur ke daerah ini. Tempat yang saya maksud ada disekitar Bandungan. Tentu nama Bandungan sudah tidak asing bagi kamu. Sebuah tempat pegunungan yang berhawa dingin kontras dengan Kota Semarang yang panas. Berjarak sekitar 45 km dari Kota Semarang, dapat ditempuh 45 – 60 menit menggunakan kendaraan pribadi maupun bus umum. Kalau pagi-pagi tentu tidak bisa menggunakan kendaraan umum, kecuali ojek atau taksi. Jadi memang harus membawa kendaraan pribadi, karena untuk menuju lokasi ini juga tidak ada kendaraan umum. Kendaraan umum hanya sampai Pasar Jimbaran saja, selanjutnya kamu harus jalan kaki. :D Upsss just kidding.

Sunrise Pondok Kopi @inungnie
View ketika saya baru saja sampai di lokasi

Buat kamu yang tidak biasa naik gunung seperti saya, tetapi ingin kesini bisa saja kok. Kamu bisa membawa kendaraanmu sampai lokas. Jadi jangan khawatir kamu akan mendaki dengan jalan kaki. Walau jalan sudah dibeton tetap harus hati-hati, karena jalan sempit dan kadang berkabut. 
Untuk menuju lokasi ini, dari Semarang arahkan saja kendaraanmu menuju jalan raya Solo/Jogja. Sampai di pom bensin Lemah Abang, di seberang jalan kamu akan menemukan pintu gerbang bertuliskan wisata Bandungan. Masuklah ke jalan tersebut menuju Bandungan, tetapi jangan sampai Bandungan yaa.... Begitu sampai di Pasar Jimbaran, di sisi kanan Pasar Jimbaran ada gapura Sidomukti. Kamu masuk saja ke jalan yang menanjak dari gapura tersebut dan ikuti arah menuju Kawasan Wisata Sidomukti. Sampai di Umbul Sidomukti, kamu masih harus menanjak lagi sekitar 10 menit perjalanan dan jangan lupa untuk membayar bea masuk kawasan wisata sebesar Rp. 4000,00 per orang. Oiya, kalau masih pagi buta gerbang masuk tidak ada penjaganya, jadi bisa masuk tanpa membayar alias gratis. Lumayan kan, bisa untuk beli air mineral :D

Sunrise Pondok Kopi by @yudan5051
View Sunrise milik teman saya

Di atas Umbul Sidomukti tersebut terdapat sebuah kedai kopi yang letaknya dilereng Gunung Ungaran. Kedai tersebut bernama Pondok Kopi dan berada sekitar 1200 mdpl. Dari pintu gerbang, bangunan kedai yang ada diketinggian bisa terlihat. Oiya, kamu harus memperhatikan juga penunjuk arah keluar masuk lokasi. Arah masuk dan keluar dibedakan. Jalan juga hanya cukup untuk satu mobil. 

Datanglah pagi-pagi saat matahari akan terbit. Saya, saat kesana sudah kesiangan :( , jadi tidak bisa menyaksikan golden sunrise dari atas. Waktu itu saya berangkat dari Semarang jam 04.30. Betul saja golden sunrise saya dapatkan saat di jalan dan itupun tidak bisa maksimal untuk menikmati dan membidik gambarnya. Sampai di lokasi matahari sudah mulai tinggi. Kedai tersebut belum dibuka untuk umum, karena baru buka jam 08.00 pagi, kita tetap bisa masuk ke area kedai tersebut. Diluar kedai tentunya. Kita bisa memilih tempat dimana view yang bagus untuk menikmati keindahan alam saat matahari terbit, tanpa bersusah payah untuk mendaki gunung. 

Sunrise Pondok Kopi by @inungnie
View Kota Ungaran dari atas

Sunrise Pondok Kopi by @inungnie


Sunrise Pondok Kopi by @InungNie
Menikmati keindahan alam sembari ngobrol santai dengan teman



Jadi buat kamu yang tidak biasa naik gunung, jangan takut untuk datang ke tempat ini. Selain dapat menyaksikan matahari terbit, pemandangan kota Semarang dan Ungaran juga akan terlihat dari atas. Dikejauhan Rawa Pening pun akan nampak. Jadi tak ada salahnya sesekali mendaki gunung tanpa perlu memanjat. 

Komentar

  1. Eh itu villa2 nya cakep yaaa, enak leyeh2 sambil nikmatin sunrise

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ehh ada kak Cumi....iya kak asik bangettt leyeh2 di villa, menikmati sunrise, menghirup segarnya udara pegunungan, hmmmm enak bangettt

      Hapus
  2. Aku baru nyampe di Sidomukti aja, dulu belum ada pondok kopi kayaknya. Sekitar tahun 2008, 2009 juga, udah dua kali malah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti sekarang musti kesana mbak....berdua saja sama suami, nginep, menikmati dinginnya udara gunung 😀😀

      Hapus
  3. Waaahh mau ah kesitu.aku ke umbul sidomukti udah lamaa bgt.. jd itu naik dikit lg ya mbak dari umbul sidomukti? Mobil biasa kuat naik ga tu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mbak Muna. Mobil bisa naik kok.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Matur Sembah Nuwun Gusti

Extro Electronik Pest Repeller by Tissor, Alat Pengusir Tikus Yang Ampuh